Lapuak-lapuak Dikajangi #2

“Lapuak-lapuak Dikajangi” adalah sebuah perhelatan dari kegiatan studi pelestarian tradisi melalui platform multimedia. Kegiatan ini pertama kali digagas oleh Gubuak Kopi melalui program Lokakarya Daur Subur pada tahun 2017, sebagai rangkaian presentasi publik dalam membaca tradisi masyarakat pertanian. Presentasi publik ini dihadirkan dalam bentuk kuratorial pertunjukan dan open lab/pameran multimedia. Mengingat banyaknya isu-isu kesenian tradisi yang belum terbicarakan dengan baik – dalam konteks sekarang, serta menyadari isu ini akan terus berkembang, maka kegiatan ini diagendakan setiap tahunnya, yang secara khusus mempelajari nilai-nilai seni tradisi itu sendiri, dan menjembatani pengembangannya dalam kerja seni media.

Tahun ini, kita menghadirkan Lapuak-lapuak Dikajangi sebagai rangkaian kegiatan kolaborasi seni media dalam membaca nilai-nilai tradisi “silek”. Pada minggu pertama para partisipan diajak untuk mengikuti kuliah umum mengenai tradisi silek, observasi, dan bertemu beberapa perguruan/narasumber silat. Minggu berikutnya, para partisipan mendiskusikan ketertarikan isu, memproduksi karya, dan berpameran.

Portofolio Proyek: Lapuak-lapuak Dikajangi #2


This slideshow requires JavaScript.


Komunitas Gubuak Kopi adalah sebuah kelompok belajar seni dan media yang berbasis di Kota Solok, sejak tahun 2011. Kelompok ini berfokus pada pengembangan seni sebagai metode riset. Serta menjembatani kolaborasi profesional (seniman, peneliti, dan penulis) dan warga dalam mendedah persoalan-persoalan budaya lokal di Solok secara khusus dan Sumatera Barat secara umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.