Nyanyian Si Hijau

#GBKPictStory – Nyanyian Si Hijau adalah karangan fotografi yang disusun oleh Wendi Nanda Pratama, kemudian mencantumkan narasi puitisnya untuk bisa kita apresiasi secara terbuka di halaman #GBKPictStory ini. Foto-foto yang menjadi elemen kesatuan karya ini adalah gambar yang dimabilnya pada aksi demonstrasi yang terjadi di salah satu perguruan tinggi seni di Padangpanjang Maret 2014 lalu.


Mereka menyebut hijau sebagai harapan. Lalu hiduplah si Hijau, dan semua terus berjalan, maju, dan menjadi besar. Tapi diantara mereka, si Hijau ‘kalah’. Ada kekuatan lain yang lebih garang, di tangannya Si Hijau menjadi gersang. Si Hijau berang, lalu ia berlari, ia berteriak, kemudian bernyanyi dan menari. Mereka masih menyebut hijau sebagai harapan, lalu si Hijau memohon. Mereka menantikan si Hijau membawa sebuah harapan, warna yang baru.

Si Hijau berlari, si Hijau ingin terbang.

Si Hijau berlari, si Hijau ingin terbang.

Si Hijau tiba-tiba horni.

Si Hijau tiba-tiba horni.

Si Hijau bersedih.

Si Hijau bersedih.

Si Hijau menari

Si Hijau menari

Si Hijau mau menyerang.

Si Hijau mau menyerang.

Si Hijau makin lantang. Si Hijau 'Berang'!

Si Hijau makin lantang. Si Hijau ‘Berang’!

Si Hijau berteriak, "bendera di kanan, balok di kiri."

Si Hijau berteriak, “bendera di kanan, balok di kiri.”

IMG_8492

Lalu Si Hijau Memohon

Wendy Nanda Pratama,

Padangpanjang, 2014.


Wendy Nanda Pratama, fotografer asal Pariaman ini biasa disapa Wendi, pengendara scooter yang sering mengikuti tour dalam atau luar kota. Wendi sebelumnya aktif dalam kegiatan berkesenian bersama kelompok KARAKTRONDOL Ethnic Contemporary Music dan beberapa tulisannya juga pernah dimuat di blog BUJANGKATAPEL

 

Postingan Terkait

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Seni dan Media Gubuak Kopi, atau lebih dikenal dengan nama Komunitas Gubuak Kopi adalah sebuah kelompok studi budaya nirlaba yang berbasis di Solok, berdiri sejak tahun 2011. Komunitas ini berfokus pada penelitian dan pengembangan pengetahuan seni dan media berbasis komunitas di lingkup lokal kota Solok, Sumatera Barat. Gubuak Kopi memproduksi dan mendistribusikan pengetahuan literasi media melalui kegiatan-kegiatan kreatif, mengorganisir kolaborasi antara profesional (seniman, penulis, dan peneliti) dan warga secara partisipatif, mengembangkan media lokal dan sistem pengarsipan, serta membangun ruang alternatif bagi pengembangan kesadaran kebudayaan di tingkat lokal.

0 comments

  1. ondeh dalam bana,,,, ngag ngarati ambo do
    tapi ambo picayo se makasuiknyo rancak
    haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *