Tag Archives: Pangan

Silang Kuliner

Masyarakat Minangkabau ataupun masyarakat timur pada umumnya, yang akrab dengan pertanian, juga terkenal memiliki beragam kuliner. Hal ini tentu berkaitan juga dengan ketersedian aneka bahan yang disediakan alam dan proses medalami sifat-sifatnya. Dengan eksperimentasi dapur, evaluasi lidah, kini ia menjadi tradisi dan milik bersama. Selain itu, tidak dipungkiri pula terbukanya akses karena hubungan dagang masa lalu, kita mendapat kesempatan untuk mengadopsi teknik maupun racikan dari berbagai kebudayaan asing, seperti dari etnis China, India, Bugis, dan lainnya. Seperti lapek bugih, salah satu makanan yang diadopsi dari negeri bugis, atau konon dulu diperkenalkan oleh pelaut-pelaut dari Makasar, yang kini sudah disesuaikan dengan lidah lokal. Continue reading

Postingan Terkait

Penayangan dan Diskusi Film: Video Out OK. Pangan

Pada perhelatan OK. Video – Indonesia Media Arts Festival 2017 yang bertajuk OK. Pangan ini, Gubuak Kopi bersama OK. Video berkolaborasi menyelenggarakan sub-program festival: Video Out. Melalui program ini kita melakukan penayangan dan diskusi film. Film-film yang ditayangkan dalam program ini merepresentasikan persoalan pangan, mulai dari diskursus kebijakan hingga persoalan-persoalan yang dekat dengan kejadian sehari-hari, dalam konteks estetika. Penayangan ini dikuratori oleh Manshur Zikri, silahkan baca pengantar kuratorialnya di sini. Continue reading

Postingan Terkait

Pengantar Kuratorial: Video Out OK. Pangan

Pada perhelatan OK. Video – Indonesia Media Arts Festival 2017 yang bertajuk OK. Pangan ini, Gubuak Kopi bersama OK. Video berkolaborasi menyelenggarakan sub-program festival: Video Out. Melalui program ini kita melakukan penayangan dan diskusi film. Film-film yang ditayangkan dalam program ini merepresentasikan persoalan pangan, mulai dari diskursus kebijakan hingga persoalan-persoalan yang dekat dengan kejadian sehari-hari, dalam konteks estetika. Berikut teks kuratorial yang ditulis oleh Manshur Zikri. Continue reading

Trik-trik Pak Irwin

Beberapa hari setelah lebaran, beberapa kawan-kawan Gubuak Kopi, mampir dan bersilaturahmi di Gang Rambutan, Kelurahan Pasar Pandan Aia Mati, Kota Solok. Selain mendapat kue-kue lebaran, kita juga dapat beberapa ‘THR’ berupa bibit dan pupuk dari beberapa warga di Gang Rambutan. Selain itu, tidak lupa Pak RT atau Pak Irwin memberi beberapa tips tentang berkebun. Continue reading

Postingan Terkait