Tag Archives: Padangpanjang

Sore di Jembes

Sore di Jembes adalah karya fotografi oleh Albert Rahman Putra, bersama Hatta saat mendokumentasikan sebuah lokasi yang dikenal dengan kata “Jembes” atau “Jembatan Besi”. Albert dan Hatta adalah dua orang mahasiswa yang menuntut ilmu di Padangpanjang, mencoba memahami kota Padangpanjang melalui fotografi. Berikut visual-visual menarik yang mereka pilih untuk menceritakan Jembes.

Continue reading

Postingan Terkait

Kampung Dobi

Berikut adalah sebuah foto esai #GBKPictStory yang disusun oleh Albert Rahman Putra dan Khairul Hatta  yang bertemakan melihat dari dekat kehidupan dan tata Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, melalui karya fotografi dan narasi fiksi dalam topik Sore Di Kampung Dobi.

Processed with VSCOcam with f2 preset

Apa yang menarik dari kampung Dobi selain bangunan yang rapat, bunga-bunga cantik, atau rumah-rumah klasik?

Continue reading

Postingan Terkait

Respon Pedagang Kuliner Malam Pasar Raya Padangpanjang

#Poster Respon pedagang kuliner malam Pasar Raya Padangpanjang,  atas instruksi pemko setempat dua malam sebelumnya untuk memindahkan lokasi pedagang kuliner malam ke daerah depan Polsek  Lapangan Kantin. Uniang (padagang kuliner malam Pasar Raya Padangpanjang): “Kami menolak karena daerah tersebut sangat sepi, gelap, dan tidak strategis. Intinya pemindahan lokasi dianggap sama sekali tidak menguntungkan pedagang. (20/02/2015)

RESPON PADAGANG KULINER MALAM PASAR RAYA PADANGPANJANG (FOTO: @albertrahmanp)

RESPON PADAGANG KULINER MALAM PASAR RAYA PADANGPANJANG (FOTO: @albertrahmanp)

RESPON PADAGANG KULINER MALAM PASAR RAYA PADANGPANJANG (FOTO: @albertrahmanp)

RESPON PADAGANG KULINER MALAM PASAR RAYA PADANGPANJANG (FOTO: @albertrahmanp)

RESPON PADAGANG KULINER MALAM PASAR RAYA PADANGPANJANG (FOTO: @albertrahmnp)

RESPON PADAGANG KULINER MALAM PASAR RAYA PADANGPANJANG (FOTO: @albertrahmanp)

 

Postingan Terkait

Si Kecil Kritis dan Sekolah Angan-angan

Sekilas memang kebanyakan orang mengira filem dokumenter adalah sebuah karya gampang, atau karya iseng-iseng. Seperti yang dilakukan Suthan Malik Hamonangan atau yang akrab disapa Monang, siswa sekolah dasar (SD). Di usia 11 tahun, Monang telah melahirkan beberapa karya filem dokumenter pendek. Empat di antaranya saya saksikan langsung di kediaman Sarueh, Selasa (08/05) lalu. Monang awalnya memang melakukannya dengan iseng-iseng, namun siapa sangka ternyata kegiatan iseng Monang membuat banyak orang di atas usianya cemburu, termasuk saya. Continue reading

Postingan Terkait