Category Archives: Aktivitas Utama

Eksplorasi Isu Ruang Publik

Eksplorasi atas isu ruang, khususnya di Taman Bidadari, Kota Solok, melalui pendekatan penelitian sosial, aksi perfomatif, aksi merekam, dan eksperimentasi artistik. Kegiatan ini merupakan bagian dari Lokakarya Kultur Daur Subur yang diselenggarakan oleh Gubuak Kopi pada tanggal 10-20 Juni 2017. Kolaborasi artistik ini dilakukan dalam mengembangkan strategi kritik tanpa ‘memarahi’, sebaliknya dengan cara bermain dan menertawakan diri sendiri.

Continue reading

Postingan Terkait

Perempuan Membaca Kartini

Sabtu, 6 Mei 2017 lalu, di Hall A1 Gudang Sarinah Ekosistem, Pancoran Timur, Jakarta Selatan, digelar pertunjukan “Perempuan Membaca Kartini” sebuah dramatic reading surat-surat Kartini yang disutradarai oleh Irawita atau juga dikenal akrab sebagai Ira Paseban. Proyek seni ini melibatkan 11 orang perempuan yang membacakan surat-surat kartini di bawah arahan Ira. Salah satu di antara yang terlibat adalah Delva Rahman, pegiat Komunitas Gubuak Kopi. Selain Delva 10 seniman perempuan lainnya adalah: Dewi Arifiani, Dila Martina Ayulia, Daniella, Titin Suprihatin, Otty Widasari, Anita Bonit, Keke Tumbuan, Ajeng Nurul Aini, Yeni Mulyani, dan Na. Selain pembacaan surat-surat Kartini, kegiatan ini juga diisi dengan rangkaian diskusi bersama Irawita serta beberapa partisipan, yang dimoderatori oleh Gesyada Siregar. Kegiatan ini direalisasikan oleh Komunitas Teater Paseban bersama Gudang Sarinah Ekosistem. Continue reading

Diskusi Sinema, Roda dan Gerakan

Pada Rabu, 12 April 2017 lalu, Delva Rahman salah seorang pegiat Komunitas Gubuak Kopi menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian Malang Film Festival 2017. Dalam hal ini Delva mengisi diskusi umum, panel Sinema: Roda dan Gerakan, sebuah pengembangan wacana sinema sebagai kebudayaan dalam upaya memahami persoalan di sekitar. Selain Delva, dalam diskusi ini juga terdapat seorang pembicara lainnya yakni, Ramadhani Fauzi, pegiat komunitas Layar Kemisan (Jember), dan dimoderatori oleh Baruna Ary Putra (Kine Klub UMM). Continue reading

Postingan Terkait

Sosialisasi Seni Media

Direktorat Kesenian, Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 3-4 April 2017 lalu, melakukan kegiatan Sosialisasi Seni Media, sebagai rangkaian menjelang Pekan Seni Media di Pekan Baru, Riau, pada Juli 2017 nanti. Kegiatan ini diadakan di beberapa kota di Indonesia, salah satunya di Padangpanjang, Sumatera Barat. Di sini, Direktorat Kesenian Kemendikbud, berkerja sama dengan mitra lokal antara lain, Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang dan Gubuak Kopi. Continue reading

Postingan Terkait

Rapat Koordinasi Komunitas Film Indonesia

Berkaitan dengan peringatan Hari Film Nasional 2017, Pusat Pengembangan (Pusbang) Film, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, menggelar Focus Grup Discussion (FGD) dan rapat koordinasi komunitas film Indonesia di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta Pusat pada tanggal 16-18 Maret 2017. Kegiatan ini mengundang 30 perwakilan kelompok/komunitas/organisasi yang aktif berkontribusi dalam perkembangan film di Indonesia. 30 Kelompok ini terdiri dari 3 panel FGD yakni, forum produksi; forum eksibisi dan festival, serta forum apresiasi dan kajian. Dalam hal ini, Albert Rahman Putra mewakili Komunitas Gubuak Kopi, ikut mengisi bagian forum apresiasi dan kajian filem. Dalam forum ini, diksusi difokuskan pada pembacaan tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap budaya sinema di berbagai daerah, serta strategi-strategi yang dilakukan oleh tiap-tiap kelompok untuk mengembangkan pengetahuan sinema sesuai dengan situasi kebudayaan lokal. Kegiatan ini di antaranya juga ditujukan untuk menemukan rekomendasi kebijakan yang berkaitan dalam pengembangan pengetahuan sinema dan perfilman di Indonesia. Continue reading

Postingan Terkait

Presentasi Publik & Open Studio “Di Rantau Awak Se”

Sabtu, 11 Maret 2017, telah berlangsung pameran “Di Rantau Awak Se” di Galeri Gubuak Kopi, di Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok. Pameran ini disajikan dalam bentuk presentasi publik dan open studio. Menampilkan (proses) berkarya partisipan dalam membingkai narasi-narasi yang ada di Kota Solok. Proyek seni ini direalisasikan atas kolaborasi Komunitas Gubuak Kopi bersama Forum Lenteng, Jakarta melalui program pemberdayaan media berbasis komunitas akumassa. Dalam proyek ini terlibat 8 orang partisipan yang terdiri dari Albert Rahman Putra, Delva Rahman, Maria Silalahi, Muhammad Risky, Raenaldy Andrean, Tiara Sasmita, Volta Ahmad Jonneva, dan Zekalver Muharam, serta tiga orang fasilitator, Manshur Zikri, Muhammad Fauzan Chaniago, dan Soemantri Gelar. Continue reading

Postingan Terkait

Video Performance Bersama Oliver Husain

Pada Senin, 13 Maret 2017 lalu, Komunitas Gubuak Kopi menggelar workshop Video Performance bersama Oliver Husain, seorang pembuat filem, seniman video, dan performer asal Kanada, yang fokus pada gagasan-gagasan sinematik dalam karyanya. Workshop ini, dimulai pukul 11.00 WIB, di Galeri Gubuak Kopi dan diikuti oleh 11 orang partisipan. Para partisipan sebelumnya diajak untuk menonton dan berdiskusi dari beberapa karya Oliver Husain sebagai rujukan gagasan berkaryanya. Kemudian, Oliver dan para partisipan berdiskusi untuk menentukan praktek video performance yang akan dilakukan sore itu. Oliver dan para partisipan akhirnya memutuskan untuk memproduksi karya video-performance.

Sebelumnya, Oliver menekankan, bahwa dalam produksi ini, hasil video tidak menjadi soal utama, melainkan yang penting untuk disorot dalam kegiatan ini adalah bagaimana proses ini berjalan. Para partisipan diajak untuk berdiri melingkar, menghadap ke pusat lingkaran, kemudian merekam ke arah sentral lingkaran menggunakan kamera ponsel masing-masing peserta. Para peserta dipandu oleh Delva Rahman, menggerakan kamera, seperti mengangkat, menggeser ke samping, bawah, dan maju ke depan, dengan sorotan kamera tetap tertuju pada sentral lingkaran. Kegiatan performatif ini kurang lebih satu menit dilakukan di beberapa tempat, seperti di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kota Solok, Taman Bidadari Kota Solok, Cafe Van Geluk Pandan, dan Taman Syech Kukut Kota Solok.


Postingan Terkait

Presentasi Publik “Babaliak Ka Pustaka Nagari”

Pada Januari 2017 lalu, Komunitas Gubuak Kopi bersama pemuda Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok menggelar lokakarya aktivasi ruang publik melalui pendidikan literasi media. Dalam lokakarya ini terlibat 7 orang partisipan diantaranya: Volta Ahmad Jonneva, Raenaldy Andrean, Zola Alfitra, Tiara Sasmita, Zekalver Muharam, Muhammad Risky, bersama fasilitator: Albert Rahman Putra dan Delva Rahman. Dalam rangkaian lokakarya ini juga terdapat beberapa lokakarya lainnya oleh partisipan bersama warga dan remaja sekitar Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, seperti: lokakarya mural, musik tradisi talempong pacik, membaca puisi, dan mendaur ulang. Kegiatan ini diselenggarakan di Solok, dengan pusat lokakarya di Galeri Gubuak Kopi dan Perpustakaan Kelurahan Kampung Jawa.

Kegiatan ini dipresentasikan di Perpustakaan Nagari, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, pada 21 Januari, terdiri dari rangkaian pameran dan pertunjukan.


Dokementasi Proses

This slideshow requires JavaScript.

Postingan Terkait

DIORAMA: Sejarah Adalah Fiksi

DIORAMA adalah platform seni yang digagas oleh Forum Lenteng melalui Program AKUMASSA. Platform ini memiliki fokus pada artefak-artefak sejarah di Indonesia yang merupakan representasi dari kekuasaan. Artefak-artefak tersebut dikaji dan diinterpretasi ulang dengan menggunakan pendekatan seni visual dan media. Platform ini berusaha mengembangkan metode pembacaan demi mencapai suatu tatanan ide dan gaya ungkap (bahasa) yang layak diacu dalam memahami sejarah serta isu sosial-budaya terkait; menciptakan suatu jembatan yang menghubungkan jarak antara artefak-artefak tersebut dan masyarakat. Produk media dan karya visual yang dihasilkan platform ini ditujukan sebagai sebuah cara pandang alternatif yang menekankan sudut pandang warga, sekaligus sebagai produk pengetahuan yang dapat diakses secara bebas. Continue reading

Postingan Terkait

Apresiasi Film Indonesia 2016

Pada tanggal 30 September hingga 1 Oktober 2016 lalu, Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia menggelar rankaian roadshow Apresiasi Film Indonesia (AFI) di beberapa titik di Kota Padang, Sumatera Barat. Roadshow ini adalah bagian dari rangkaian ajang Apresiasi Film Indonesia 2016. Selain di Kota Padang, Roadshow juga diselenggarakan di beberapa kota lain di Indonesia. Di Kota Padang sendiri, roadshow dilaksanakan di dua titik. Pertama, di Kampus Universitas Andalas, pada tanggal 30 September; dan yang kedua, pada tanggal 1 Oktober dilaksanakan di RRI Padang. Continue reading

Postingan Terkait