Category Archives: Aktivitas Utama

Open lab: Mamboncah

‘Mamboncah’ adalah rangkaian presentasi publik dari kegiatan Lokakarya Daur Subur di Padang Sibusuk, yang digelar oleh Gubuak Kopi berkolaborasi dengan komunitas Penggerak Kreativitas Anak Nagari (PKAN) Padang Sibusuk. Kegiatan yang disajikan dalam format open lab ini, menyajikan gambaran proses studi pengembangan media dalam membingkai isu-isu terkait kebudayaan pertanian di Padang Sibusuk, terutama isu terkait peralihan fungsi lahan sawah menjadi pertambangan emas, sebagai upaya memahami kebudayaan pertanian masyarakat Padang Sibusuk itu sendiri. Sebelumnya selama lokakarya, selain riset, para partisipan yang teridiri dari beragama latar belakang ini juga mendalami pemahaman terkait literasi media, lingkungan hidup, dan kesenian tradisi. Continue reading

Lokakarya Daur Subur di Padang Sibusuk

Daur Subur adalah sebuah paltform yang digagas oleh Gubuak Kopi dalam mengarsipkan dan memetakan kultur pertanian di Sumatera Barat melalui pendidikan media berbasis komunitas. Kegiatan ini digagas pada tahun 2017, melibatkan sejumlah partisipan dari beragam disiplin dan  komunitas. Para partisipan yang terlibat diajak untuk mengikuti lokakarya dan memproduksi karya teks, gambar, dan audio visual. Kali ini, Daur Subur digelar di Nagari Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung, bekerja sama dengan komunitas pemuda lokal PKAN Padang Sibusuk. Continue reading

Andalas Film Exhibition – Denyut Baru

Andalas Film Exhibition (AFE) 2017 adalah salah satu festival atau ajang apresiasi sinema berskala nasional, yang digagas oleh kelompok RELAIR Cinema FIB Unand. AFE pertama ini digelar pada tanggal 18 November – 3 Desember 2017, di Kampus Universitas Andalas, dan tour kuratorial di sejumlah kampus di Sumatera Barat. Ajang apresiasi ini mengangkat “Denyut Baru” sebagai tema sentralnya. Dalam perayaan ini juga terlibat sejumlah pegiat Komunitas Gubuak Kopi, antara lain: Albert Rahman Putra, selaku kurator film mahasiswa dan umum; dan Delva Rahman selaku pembicara dalam Simposium yang bertajuk Komunitas dan Ruang Apresiasi Alternatif. Continue reading

Presentasi Publik GSMS: SELF-CRITICAL

Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) adalah salah satu program yang digagas oleh Direktorat Kesenian, Direktur Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini membuka peluang seniman dan sekolah bersinergi dalam pendidikan kebudayaan melalui kesenian. Dalam program ini salah satu seniman yang terlibat adalah Albert Rahman Putra, salah seorang pegiat seni di Komunitas Gubuak Kopi. Dalam kesempatan ini Albert, mengajak siswa mengenal praktek seni multimedia, serta mengalami proses produksi, hingga pameran. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 27 kali pertemuan, bersama 20 siswa di SMA N 2 Sumatera Barat. Continue reading

Minang Young Artist Project: EQUALITY

Minang Young Artist Project adalah inisiatif merangkum perkembangan seni rupa terkini di Sumatera Barat melalui kegiatan pengarsipan, kolaborasi, pameran, diskusi dan simposium berkala. Proyek ini digagas oleh sejumlah kelompok seni di Sumatera Barat, antara lain: Komunitas Seni Belanak (Padang), Komunitas Gubuak Kopi (Solok), Rumah Ada Seni (Padang), Ladang Rupa (Bukittinggi), Rumah Coretan (Padang), Teras (Padangpanjang), Villa A (Padang), Begundal Rupa (Padang), Komunitas Seni Rantai (Sawahlunto), Minang Typers (Padang), Pena Hitam (Padang), Doodle Art (Padang), dan PKAN (Sijunjung). Proyek seni ini dipresentasikan dalam pagelaran seni Minang Young Artist Project – EQUALITY, yang terdiri dari pameran seni rupa, simposium, pertunjukan, workshop, kolaborasi, dan penayangan film. Diselenggarakan pada tanggal 4-18 November 2017, di Galeri Taman Budaya Sumatera Barat.

Dalam kegiatan ini turut terlibat sejumlah pegiat Komunitas Gubuak Kopi, antara lain: Albert Rahman Putra, selaku kurator; Muhammad Riski, selaku Direktur Artistik; Volta Ahmad Jonneva selaku seniman; Delva Rahman, selaku seniman; Zekalver Muharam, selaku seniman. Continue reading

Merawat Tradisi di Era Digital

Sabtu, 28 Oktober 2017 lalu, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Harian Kompas hadir dengan tampilan yang berbeda. Dalam edisi itu, Kompas mengajak para generasi muda untuk terlibat dalam proses produksi. Tidak hanya itu, Kompas juga menyajikan konten-konten yang menggali kiprah generasi muda Indonesia. Kompas di antaranya memuat perjalanan Albert Rahman Putra, pendiri dan pegiat literasi media Komunitas Gubuak Kopi, pada rubrik Sosok, dengan judul Merawat Tradisi di Era Digital. Continue reading

Human Rights Youth Camp

27-28 Oktober 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, bersama Komnas HAM dan International NGO Forum on Indonesia Development (INFID) menggelar kegiatan Human Rights Youth Camp 2017, tepatnya di Taman Purbakala. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pelajar, mahasiswa, dan komunitas pemuda di Lampung Timur. Kegiatan yang diselenggarakan dalam bentuk kemah remaja ini, diantaranya menghadirkan sejumlah tamu seperti, M. Khoiron (Komisioner Eksternal Komnas HAM), Mugiyanto (Aktivis INFID), Albert Rahman Putra (Pegiat Media/Komunitas Gubuak Kopi), Melani Subianto (Seniman/aktivis HAM), dan Kak Seto (Aktivis Anak). Dalah hal ini, Albert menyampaikan orasi untuk mengembangkan gerakan literasi media sebagai salah satu alat dalam menghadapi segala tantangan di era milenal. Continue reading

Generasi Milenial Tentukan Arah

“Kami mengajak warga, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa, untuk mengenal cara kerja media melalui kegiatan kreatif atau kesenian,” ujar Albert.

Senin, 23 Oktober 2017, Harian Kompas mengusung headline bertajuk Generasi Milenial Tentukan Arah. Dalam headline muncul enam nama yang dianggap sebagai bagian dari generasi muda yang telah menentukan arah, melakukan perubahan, serta memberikan makna bagi organisasi dan masyarakat. Mereka antara lain, Chief of Operation & Data Science OLX Doan Lingga (35), Head of Business Go-Food Nadia Tenggara (28), Ketua Bidang Eksternal Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany Alatas (21), Vokalis Giring Ganesha (34), pendiri Komunitas Gubuak Kopi Albert Rahman Putra (26), perintis Jawara Banten Farm Nur Agis Aulia (28), Social & Brand Activation Lead Bank BTPN Dimas Novriandi (36), dan Head of Marketing Koin Works Jonathan Bryan (29). Continue reading

Open Lab: Lapuak-lapuak Dikajangi

Pameran dalam bentuk open lab ini merupkan presentasi publik dari lokakarya “Pengembangan dan pelestarian tradisi melalui platform multimedia”, pada 18-30 September 2017 lalu. Lokakarya ini diselenggarakan oleh Komunitas Gubuak Kopi melalui program Daur Subur, dan didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia. Dalam pameran ini, konten yang dihadikan merupakan sejumlah kerja multimedia yang menggambarkan kerja labor atau proses partisipan dan fasilitator dalam membingkai isu pelestarian tradisi di Masyarakat Solok, dan sejumlah pengembangan praktek media sebagai alternatif pelestarian tradisi. Konten yang dihadirkan antara lain berupa instalasi manggaro, instalasi bebunyian, video, sketsa, mural, dan mind mapping. Continue reading

Lokakarya Lapuak-lapuak Dikajangi

Lokakarya Lapuak-lapuak Dikajangi merupakan pengembangan dan pelestarian seni tradisi melalui platform multimedia. Lokakarya ini diselenggarakan oleh Gubuak Kopi melalui program Daur Subur, sebagai bagian dalam upaya membaca dan memetakan kultur pertanian di Solok. Kegiatan yang  juga didukung oleh Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia ini, diselenggarakan di Galeri Gubuak Kopi, Kota Solok, pada 18-30 September 2017. Dalam lokakarya ini, Gubuak Kopi mengundang sejumlah partisipan yang teridiri dari seniman, penulis, dan pegiata komunitas dari beragam disiplin. Selain itu, Gubuak Kopi juga menghadirkan sejumlah narasumber dan pemateri untuk memperkaya pembacaan isu maupun praktek pelestarian tradisi, serta membaca posisi kesenian/tradisi dalam masyarakat pertanian di Solok, secara khusus, dan Sumatera Barat secara umum. Continue reading