Human Rights Youth Camp

27-28 Oktober 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, bersama Komnas HAM dan International NGO Forum on Indonesia Development (INFID) menggelar kegiatan Human Rights Youth Camp 2017, tepatnya di Taman Purbakala. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pelajar, mahasiswa, dan komunitas pemuda di Lampung Timur. Kegiatan yang diselenggarakan dalam bentuk kemah remaja ini, diantaranya menghadirkan sejumlah tamu seperti, M. Khoiron (Komisioner Eksternal Komnas HAM), Mugiyanto (Aktivis INFID), Albert Rahman Putra (Pegiat Media/Komunitas Gubuak Kopi), Melani Subianto (Seniman/aktivis HAM), dan Kak Seto (Aktivis Anak). Dalah hal ini, Albert menyampaikan orasi untuk mengembangkan gerakan literasi media sebagai salah satu alat dalam menghadapi segala tantangan di era milenal.

This slideshow requires JavaScript.

____

foto: Maria Silalahi
foto utama: Arsip Ikatan Mahasiswa Lampung Timur

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Seni dan Media Gubuak Kopi, atau lebih dikenal dengan nama Komunitas Gubuak Kopi adalah sebuah kelompok studi budaya nirlaba yang berbasis di Solok, berdiri sejak tahun 2011. Komunitas ini berfokus pada penelitian dan pengembangan pengetahuan seni dan media berbasis komunitas di lingkup lokal kota Solok, Sumatera Barat. Gubuak Kopi memproduksi dan mendistribusikan pengetahuan literasi media melalui kegiatan-kegiatan kreatif, mengorganisir kolaborasi antara profesional (seniman, penulis, dan peneliti) dan warga secara partisipatif, mengembangkan media lokal dan sistem pengarsipan, serta membangun ruang alternatif bagi pengembangan kesadaran kebudayaan di tingkat lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *