Rapat Koordinasi Komunitas Film Indonesia

Berkaitan dengan peringatan Hari Film Nasional 2017, Pusat Pengembangan (Pusbang) Film, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, menggelar Focus Grup Discussion (FGD) dan rapat koordinasi komunitas film Indonesia di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta Pusat pada tanggal 16-18 Maret 2017. Kegiatan ini mengundang 30 perwakilan kelompok/komunitas/organisasi yang aktif berkontribusi dalam perkembangan film di Indonesia. 30 Kelompok ini terdiri dari 3 panel FGD yakni, forum produksi; forum eksibisi dan festival, serta forum apresiasi dan kajian. Dalam hal ini, Albert Rahman Putra mewakili Komunitas Gubuak Kopi, ikut mengisi bagian forum apresiasi dan kajian filem. Dalam forum ini, diksusi difokuskan pada pembacaan tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap budaya sinema di berbagai daerah, serta strategi-strategi yang dilakukan oleh tiap-tiap kelompok untuk mengembangkan pengetahuan sinema sesuai dengan situasi kebudayaan lokal. Kegiatan ini di antaranya juga ditujukan untuk menemukan rekomendasi kebijakan yang berkaitan dalam pengembangan pengetahuan sinema dan perfilman di Indonesia.


Postingan Terkait

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Seni dan Media Gubuak Kopi, atau lebih dikenal dengan nama Komunitas Gubuak Kopi adalah sebuah kelompok studi budaya nirlaba yang berbasis di Solok, berdiri sejak tahun 2011. Komunitas ini berfokus pada penelitian dan pengembangan pengetahuan seni dan media berbasis komunitas di lingkup lokal kota Solok, Sumatera Barat. Gubuak Kopi memproduksi dan mendistribusikan pengetahuan literasi media melalui kegiatan-kegiatan kreatif, mengorganisir kolaborasi antara profesional (seniman, penulis, dan peneliti) dan warga secara partisipatif, mengembangkan media lokal dan sistem pengarsipan, serta membangun ruang alternatif bagi pengembangan kesadaran kebudayaan di tingkat lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *